Mengejar Ketinggalan, Kaswadi Intruksikan OPD Kerja Cepat

Featured

Mengejar Ketinggalan, Kaswadi Intruksikan OPD Kerja Cepat

Senin, 15 April 2019, 4/15/2019 11:48:00 PM
OKSULSEL.COM, SOPPENG - Bupati Soppeng H Andi Kaswadi Razak instruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instanstansi terkait mempercepat kegiatan pembangunan, termasuk kegiatan pembangunan yang menggunakan dana desa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Soppeng Andi Kaswadi saat bertindak selaku inspektur upacara bendera di halaman kantor Bupati Soppeng jalan Salotungo, Senin (15/4)

"Kepada seluruh instansi yang terkait agar melakukan kegiatan pembangunan secepatnya termasuk dana desa,” kata Andi Kaswadi.

Hal tersebut perlu dilakukan, lanjutnya karena laporan sangat mempengaruhi penilaian. “Saya melihat ini seperti vacum dan kurang bergerak dan kurang semangat,” ujarnya. Untuk itu, dia mengharapkan seluruh instansi terkait jangan lemah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Dalam tiga bulan terakhir ini ada beberapa hal yang perlu dievaluasi.

Lanjut Kaswadi, pasca pemilu perlu dievaluasi seperti struktur organisasi di pemerintahan. Sebab banyak laporan laporan dari masyarakat yang perlu ditanggapi dengan cepat. “Menjelang hari pelaksanaan pesta demokrasi, saya berharap tetap menjaga kebersamaan. Jangan menyebarkan berita berita hoaks atau berita kebencian dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ungakpnya.

Dia menegaskan, bahwa kegiatan yang menjadi tanggung jawab kita harus berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan yang ketinggalan harus dipercepat. “Saya lihat kegiatan saat ini ada penurunan dan harus dilaksanakan cepat karena berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian kita,” ujarnya.

Untuk itu, kata Kaswsdi, kita harus kerja ekstra untuk mengejar ketinggalan. Begitu juga masalah kedisiplinan harus tetap ditegakkan. Selain itu, Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng ini minta seluruh jajarannya jangan ada yang golput. Ajaklah keluarganya untuk pergi mencoblas karena pemilu berpengaruh pada pemerintahan dan kemasyarakatan. “Jangan ada perbedaan yang bisa memicu ketidakstabilan dalam masyarakat,” pungkasnya. (**)

TerPopuler